Analisis Putusan Pengadilan Agama tentang Penerapan Dwangsom dan Uitvoerbaar Bij Voorraad dalam Perkara Hadhanah

Authors

  • Mas'ud Mas'ud Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Suhar Suhar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Hermanto Harun UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.56436/jocis.v2i1.173

Keywords:

Hukum Islam, Putusan Hakim, Dwangsom, Uitvoerbaar bij Voorraad, Hadhanah, Maqāshid Syari‘ah

Abstract

This study aims to determine the basic considerations for the Jambi Religious Court's decision Number 946/Pdt.G/2015/PA.Jmb. in applying dwangsom to hadhanah cases. In addition, it is considered important to know the basic considerations for the Jambi Religious Court's decision Number 946/Pdt.G/2015/PA.Jmb. in applying uitvoerbaar bij voorraad to hadhanah case decisions. The method used in this research is normative (doctrinal) legal research. The approach used in this research is a case approach, while the analysis used is deductive analysis. The decision of the Panel of Judges in the hadhanah case Number: 0946/Pdt.G/2015 does not apply dwangsom so that it can be considered inappropriate and not in line with the concept of maqashid syari'ah. In certain cases the settlement of a case often takes a long time, moreover if the aggrieved party takes legal action, which is often taken to extraordinary legal remedies, namely legal remedies for judicial review, which will take years. With the granting of uitbaar bij voorraad specifically related to the lawsuit for surrendering children by relying on the objectives of Islamic law (Maqāshid Syariah) in the case of one of the parents apostates and the one who is given custody of their child is a Muslim, then the child's religion will still be maintained as a follower of Islam and avoid the possibility of changing religions.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar-dasar pertimbangan putusan Pengadilan Agama Jambi Nomor 946/Pdt.G/2015/PA.Jmb. dalam menerapkan dwangsom, uitvoerbaar bij voorraad pada putusan perkara hadhanah. Metode yang penulis pergunakan adalah metode penelitian hukum normatif (doktrinal) dengan pendekatan studi kasus. Analisis yang dipergunakan adalah analisis deduktif.  Putusan Majelis Hakim dalam Perkara hadhanah Nomor: 0946/Pdt.G/2015 yang tidak menerapkan dwangsom dapat dinilai tidak tepat dan kurang sejalan dengan konsep Maqāshid Syariah. Dalam kasus tertentu penyelesaian suatu perkara tidak jarang membutuhkan waktu yang lama, lebih-lebih bila pihak yang dirugikan menempuh upaya hukum, yang tidak jarang sampai upaya peninjauan kembali yang tentunya akan memakan waktu sampai bertahun-tahun. Dengan dikabulkan uitbaar bij voorraad khusus terkait dengan gugatan penyerahan anak dengan bersandar pada tujuan Hukum Islam (Maqāshid Syariah) dalam kasus salah satu orang tuanya murtad dan yang diberikan hak asuh anaknya adalah seorang Muslim, maka agama anak akan tetap terpelihara sebagai pemeluk agama Islam dan terhindar dari kemungkinan ganti agama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

al Najjar, Ibn Aziz Abdul bin Ahmad bin Muhammad. Syarh al Kaukab al Munif. Mekkah: Markaz al Bahts al Ilmi Jamiah Umm al Qura’, 1998.

al Thufi, Najamuddin Karim Abdul bin Qawi Abdul bin Sulaiman. Syarh al Arba’in Nawawi. Kairo: Dar al Fikr al ‘Arabi, 1945.

Ali, Daud Muhammad. Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004. sebagaimana dikutip Asmawi. Study Hukum Islam Dari Tekstualis-Rasionalis Sampai Rekonsiliatif. Yogyakarta: Teras, 2012.

Ali, Zainudin. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2009.

Alkostar, Artidjo. Sogok Aku Kau Kutangkap. Tangerang: Imania, 2017.

al-Qarâfî, Syihâbuddîn ash-Shonhajî Abdurrahmân bin Idrîs bin Ahmad. Anwâr al-Burûq fî Anwâi al-Furûq. Beirut: ‘Âlim al-Kutub, tt, 1997.

Arto, Mukti. Pembaharuan Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Asmawi. Study Hukum Islam Dari Tekstualis-Rasionalis Sampai Rekonsiliatif. Yogyakarta: Teras, 2012.

Basir, Cik. Penerapan Lembaga Dwangsom (Uang Paksa) di Lingkungan Peradilan Agama. Yogyakarta: Salemba Empat, 2015.

Jambi, Agama Pengadilan. Putusan Nomor 946/Pdt.G/2015/PA.Jmb. tanggal 25 Januari 2016. Jambi: Pengadilan Agama Jambi, 2016.

Manzhur, Ibn Mukmin bin Muhammad. Lisan al-Arab. Beirut: Dar Shadr, 1996.

Mas’ud, Khalid Muhammad. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: UI Press, 2014. sebagaimana dikutip Asmawi. Study Hukum Islam Dari Tekstualis-Rasionalis Sampai Rekonsiliatif. Yogyakarta: Teras, 2012.

Rambi, Ropaun. Hukum Acara Perdata Lengkap. Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Saleh, Wantjik K. Hukum Acara Perdata. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1981.

Sidharta, Arief. Ilmu Hukum Indonesia. Bandung: Unpar Press, 2016.

Subekti, R. dan Tjitrosudibio, R. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 1999.

Tumpa, A. Harifin. Menuju Yang Agung. Jakarta: Kencana, 2010.

Zaidân, Karîm Abdul. l-Wajiz fi Usul al-Fikih. Beirut: Risalah, 2001.

Zuhaili, Wahbah. Al-Wajîz fi Ushûl al-Fiqh. Beirut: Dâr al-Fikr, 1999.

Downloads

Submitted

2023-02-25

Accepted

2023-03-12

Published

2023-06-03

How to Cite

Mas’ud, M., Suhar, S., & Harun, H. (2023). Analisis Putusan Pengadilan Agama tentang Penerapan Dwangsom dan Uitvoerbaar Bij Voorraad dalam Perkara Hadhanah. Journal of Comprehensive Islamic Studies, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.56436/jocis.v2i1.173