Main Article Content

Abstract

This study aims to analyze the collaboration between teachers and parents during the Covid-19 pandemic in an effort to develop early childhood social emotional intelligence during the Covid-19 pandemic. This study uses a descriptive qualitative approach using observation data collection methods, interviews and documentation. The results showed that the collaboration between teachers and parents during the Covid-19 pandemic at the Al-Kautsar Kindergarten Batam included actions such as: responsibility for supervision, common goals, and procurement of educational equipment. The process of developing early childhood emotional social intelligence during the Covid-19 pandemic at Batam Al-Kautsar Kindergarten includes aspects of self-awareness, self-management, social awareness, relationship skills, and decision-making. This cooperation is well established thanks to the support of a good living environment. The obstacles in the implementation of this collaboration are more related to communication infrastructure such as wifi networks that are not good and there are still parents who do not have internet literacy.


Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis kerjasama Guru dan Orangtua pada Masa Pandemi Covid-19 (2) Menganalisis Proses pengembangan kecerdasan sosial emosional anak usia dini pada masa pandemi Covid-19. (3) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat kerjasama Guru dan Orangtua dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahap teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data, sedangkan pengecekan keterpercayaan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketelitian pengamatan, triangulasi dan melakukan konsultasi ke pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kerjasama guru dan orangtua pada masa pandemi Covid-19 di Taman Kanak-kanak Al-Kautsar Batam meliputi adanya tindakan meliputi: Tanggung Jawab Pengawasan, Kesamaan Tujuan, Pengadaan peralatan pendidikan. (2) Proses pengembangan kecerdasan sosial emosional anak usia dini pada masa pandemi Covid-19 di Taman Kanak-kanak Al-Kautsar Batam meliputi: Aspek kesadaran diri, Manajemen diri, Kesadaran Sosial, Keterampilan hubungan, Pengambilan keputusan. (3) Faktor pendukung kerjasama Guru dan orangtua dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini berupa lingkungan tempat tinggal sedangkan penghambat dalam pelaksanaan jaringan wifi yang kurang baik dan masih terdapat orangtua belum dapat menggunakan media zoom.

Keywords

Kerjasama Guru Orang Tua Kecerdasan Sosial Anak Kecerdasan Emosional Anak

Article Details

How to Cite
Lustiawati, L. (2022). Kerjasama Guru Dan Orangtua Dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Kelompok B Usia 5-6 Tahun Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Taman Kanak-Kanak. Journal of Educational Research, 1(2), 299–320. https://doi.org/10.56436/jer.v1i2.140

References

  1. Aisyah, Siti. dkk, Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini (Jakarta: Universitas Terbuka, 2011).
  2. Arifiyanti, Nurul. Kerjasama Antara Sekolah dan Orangtua Siswadi TK Se Kelurahan Triharjo Sleman (Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta, 2015).
  3. Depdiknas, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta: DIKBUD KBRI Tokyo, 2003).
  4. Hasbi, Muhammad. Pengasuhan Positif (Jakarta: Kemendikbud, 2020).
  5. Helmawati, Pendidik Sebagai Model (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016).
  6. Idris, Meithy H. dan Sabil Risaldy, Panduan Mengatasi Permasalahan Anak Usia Dini (Jakarta TImur: PT Luxima Metro Media, 2014).
  7. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 PAUD (Jakarta: Direktorat Pembinaan PAUD, 2014).
  8. Mansur, Manajemen Pendidikan dalam Praktik (Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press, 2013).
  9. Mursid, Belajar dan Pembelajaran PAUD (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015).
  10. Muslich, Masnur. Pendidikan Karakter (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2018).
  11. Nata, Abudin. Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran (Jakarta: Kencana, 2010).
  12. Najafi, Ibnu Hasan dan Mohamed A. Khalfan, Pendidikan dan Psikologi Anak (Jakarta Selatan: Cahaya, 2010).
  13. Nurjanah, “Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan,” Journal.LPPMUNINDRA 2, No.1, (Maret 2017): 71, http://dx.doi.org/10.30998/fjik.v3i1.683.g620.
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.137, Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014).
  15. Suyanto, Slamet. Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini (Yogyakarta: Hikayat Publishing, 2010).
  16. Yamin, Martinis dan Jamilah Sabri Sanan, Panduan PAUD (Jakarta: Gaung Persada Press Group, 2013).